Pilih Topik

Asuransi Kesehatan   Kartu Pegawai
Kartu Suami/Kartu Istri   Kenaikan Pangkat Regular
Kenaikan Pangkat Pilihan   Cuti di Luar Tanggungan Negara
Cuti Alasan Penting   Cuti Tahunan
Cuti Besar   Cuti Sakit
Cuti Bersalin   Pensiun
Pensiun Janda/Duda   Penyesuaian Ijazah
Tugas Belajar   Ijin Melanjutkan Pendidikan Luar Jam Kerja
Ijin Luar Negeri   Beasiswa
Pensiun Dini   Kenaikan Gaji Berkala
Taspen   Uang Pindah
Pengembalian Tabungan Perumahan

Syarat-syarat Mengajukan Cuti Tahunan :

  1. Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun secara terus menerus;
  2. Lamanya cuti tahunan adalah 12 (dua belas) hari kerja;
  3. Cuti tahunan tidak dapat dipecah-pecah hingga jangka waktu yang kutrang dari 3 (tiga) hari kerja;
  4. Untuk mendaptkan cuti tahunan Pegawai negeri Sipil bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti;
  5. Cuti tahunan diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti;
  6. Cuti tahunan yang akan dijalankan ditempat yang sulit perhubungannya, maka jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 14 (empat belas) hari;
  7. Cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun yang bersangkutan dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan;
  8. Cuti tahunan yang tidak diambil lebih dari 2 (dua) tahun berturut-turut, dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan;
  9. Cuti tahunan yang akan dilaksanakan di luar negeri harus mendapat persetujuan dari Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas;

Eselon I Kementerian Keuangan